Skip
Pendaftaran pengunjung dibuka!

Daftar pra-registrasi secara untuk menikmati masuk gratis dan jalur cepat ke hall pameran.

Konferensi Solusi Mobilitas Otomotif

Konferensi ini fokus untuk menyelaraskan pengembangan otomotif Indonesia dengan tren global, meliputi elektrifikasi, Industri 4.0, rantai pasok kedaulatan, mobilitas berbasis AI, dan operasi berkelanjutan. Di area seberang konferensi, terdapat zona khusus yang menampilkan inovasi dalam industri otomotif dengan teknologi manufaktur otomatis.

Tanggal: 24 – 26 September 2026
Tempat: Mainstage, 5A40, Hall 5, NICE 

Topik konferensi

  1. Strategi Industri & Rantai Pasokan Kedaulatan
  2. Titik Balik Elektrifikasi
  3. Manufaktur Otomotif & Industri 4.0 di Jakarta
  4. Mobilitas Cerdas & Solusi Berbasis AI
  5. Sirkularitas & Operasi Teknologi Berkelanjutan
  6. Manajemen Armada & Logistik
  7. Keamanan Otomotif

Agenda 

Titik Balik Elektrifikasi

Seiring dengan percepatan mobilitas yang bersih di kawasan ini, pembahasan ini menyoroti berbagai hambatan operasional utama dalam transisi kendaraan listrik (EV) di Indonesia—mulai dari infrastruktur pengisian daya perkotaan, dinamika multi-powertrain, dan transparansi data baterai, hingga peningkatan kompetensi bengkel umum, standar keselamatan, dan kesiapan ekosistem layanan purnajual.

16:00 - 16:45

Diskusi Panel: Cetak Biru Elektrifikasi Campuran: Mengintegrasikan Infrastruktur Perkotaan dengan Transparansi Data Baterai

  • Strategi Infrastruktur untuk Kawasan Padat: Mengadaptasi kerangka kerja pengisian daya untuk global  kota megapolitan global agar sesuai dengan tata letak perkotaan Jakarta yang khas, sembari berkoordinasi dengan penyedia fasilitas (seperti PT PLN) untuk membangun jaringan terbuka yang mudah diakses dan menjaga stabilitas jaringan listrik.
  • Dinamika *Powertrain* (BEV vs. PHEV vs. HEV): Menyeimbangkan insentif investasi lokal dengan pertumbuhan pasar berbagai jenis *powertrain* guna menyelaraskan tingkat adopsi konsumen di lapangan dengan kapasitas jaringan listrik regional.
  • Membangun Kepercayaan Konsumen melalui Data: Memanfaatkan perangkat diagnostik canggih dan metrik standar *State of Health* (SoH) baterai untuk mengatasi keraguan pembeli serta menjaga stabilitas nilai kendaraan di pasar barang bekas—terutama dalam kondisi iklim tropis."- Strategi Infrastruktur untuk Kepadatan: Mengadaptasi kerangka pengisian daya kota-kota megapolitan global ke tata ruang perkotaan Jakarta yang unik sambil berkoordinasi dengan penyedia utilitas (seperti PT PLN) untuk membangun jaringan terbuka yang mudah diakses dan stabil bagi jaringan listrik.
16:45 - 17:30

Diskusi Panel: Kesiapan Pasar Purnajual Kendaraan Listrik & Hybrid: Membangun Masa Depan Ekosistem Layanan Indonesia untuk Gelombang Elektrifikasi    

  • Definisi Ulang Kapasitas Layanan: Secara realistis, seberapa cepat pasar suku cadang dan layanan bengkel umum dapat menangani kendaraan powertrain yang kompleks tanpa mengorbankan standar keselamatan dari komponen OEM?
  • Dilema Belanja Modal: Menyeimbangkan investasi modal bengkel antara peningkatan perangkat keras berskala besar (untuk kendaraan listrik berbasis baterai/BEV) dan peralatan kalibrasi sensor khusus (untuk kendaraan hybrid).
  • Menyatukan Arah Penentu Kepentingan Ekosistem: Menetapkan peran instansi pemerintah, distributor suku cadang, lembaga teknis global, dan bengkel lokal dalam mempercepat terbentuknya ekosistem elektrifikasi yang sangat tepercaya, aman, dan menguntungkan.

 

Manufaktur Otomotif & Industri 4.0 di Jakarta

Dengan landasan kerangka kerja "Making Indonesia 4.0", arah pembahasan menggali penerapan smart factory atau pabrik cerdas-mulai dari digital twin/replica digital dan penggunaan roboti hingga digitalisasi rantai pasok UKM—serta menyoroti transformasi Indonesia dari lini perakitan tradisional menjadi pusat manufaktur, ekspor yang maju, dan berpresisi tinggi.

10:30 - 10:45

Arah Strategi Smart Factory: Meningkatkan Skala Modul Otomatisasi dengan Biaya Terjangkau untuk Lini Produksi di Jakarta 

  • Sesi ini fokus pada peningkatan pabrik secara modular, analisis hambatan, lini produksi, dan kerangka kerja digitalisasi yang didukung pemerintah.
  • Sesi ini diawali dengan pembahasan kerangka kerja “Making Indonesia 4.0” yang menjelaskan bagaimana perusahaan perakitan lokal dapat memodifikasi lini produksi yang ada dengan menggunakan sensor IoT yang terjangkau dan otomatisasi dasar untuk memantau Overall Equipment Effectiveness (OEE), tanpa memerlukan modal yang sangat besar dan modal yang tidak realistis.
10:45 - 11:00

Menjembatani Kesenjangan Digital: Penerapan Kemitraan 'Link-and-Match' antara OEM dan UKM Komponen Lokal

  • Sesi diskusi ini membahas berbagai kendala struktural dan teknis krusial yang menghambat pemasok lokal dalam mencapai tolok ukur global zero-defect.
  • Mengupas model kolaboratif untuk pendanaan modernisasi fasilitas produksi dan peningkatan keterampilan tenaga kerja—serta menawarkan langkah-langkah konkret untuk mentransformasi value chain otomotif Indonesia menjadi kekuatan ekspor yang tangguh, transparan secara digital, dan berdaya saing tinggi.
11:00 - 11:30

Diskusi Panel: Percepatan Rantai Pasok: Mengatasi Hambatan Modal dan Teknis dalam Digitalisasi Manufaktur Otomotif

  • Panel ini membahas apa saja hambatan struktural dan bagian teknis yang penting yang jadi hambatan pemasok lokal untuk mencapai tolok defect global.
  • Mengeksplorasi model kolaborasi untuk mendanai modernisasi pabrik dan peningkatan keterampilan tenaga kerja—menawarkan solusi yang dapat ditindaklanjuti untuk mengubah rantai nilai otomotif Indonesia menjadi kekuatan ekspor yang tangguh, transparan secara digital, dan kompetitif.

Mobilitas Cerdas (Intelligent Mobility) & Solusi Berbasis AI

Pembahasan di sesi ini mengeksplorasi titik temu antara solusi otomotif berbasis data dan ekosistem mobilitas generasi mendatang. Topik-topik yang diangkat fokus pada penerapan Software-Defined Vehicles (SDV), telematika armada perusahaan, logistik yang berbasis cloud, serta rantai nilai digital yang terotomatisasi. Berbagai sesi akan mengkaji bagaimana standar data global, pemodelan logistik prediktif, dan platform layanan perusahaan dapat mengoptimalkan operasi armada, menjamin pelacakan komponen, serta memperluas skala jaringan transportasi cerdas di seluruh Asia Tenggara.

13:30 - 14:00

Software-Defined Vehicle (SDV): Bagaimana Sistem Operasi Berbasis AI Mendefinisikan Ulang Tata Nilai di Industri Otomotif dan Operasi Armada

  • Kecerdasan Prediktif Armada Kendaraan: Pemanfaatan dengan AI yang terintegrasi dan arsitektur SDV untuk mengoptimalkan kegunaan armada komersial, mengotomatisasi penugasan armada, dan mengatasi hambatan rantai pasok secara proaktif.
  • Nilai Berkelanjutan dan Monetisasi: Beralih dari penjualan kendaraan yang bersifat transaksional menuju model pendapatan berkelanjutan melalui pembaruan over-the-air (OTA), fitur perangkat lunak, dan layanan mobilitas berbasis AI.
  • Keamanan Siber Vehicle-to-Cloud: Melindungi jalur telematika yang terhubung, pertukaran data cloud, dan integrasi jaringan publik-swasta dari ancaman siber yang canggih.
14:00 - 14:30

Teknologi AI sebagai Penggerak: Penerapan Robot Humanoid dan Gerak Robotik di Gudang Otomotif serta Pusat Penyortiran

  • Berbagi pengalaman tentang penerapan nyata sistem robot humanoid yang bekerja berdampingan dengan manusia di pusat pemenuhan layanan, tanpa perlu mengubah tata letak gudang yang sudah ada.
  • Menghadapi lingkungan yang tidak terstruktur: Bagaimana Computer Vision dan Physical AI memungkinkan platform robotik beradaptasi dengan beragam bobot produk, dimensi, dan format kemasan produk.
  • Linimasa komersial: Menganalisis ROI (pengembalian investasi) dan biaya peningkatan skala untuk mengintegrasikan tenaga kerja humanoid ke dalam jaringan distribusi regional dalam kurun waktu 3 hingga 5 tahun ke depan.
14:30 - 15:15

Diskusi Panel: Menentukan Arah Era Baru Pasar Aftermarket Indonesia: Memanfaatkan Data & AI untuk Menangkap Tren Konsumen yang Sedang Berkembang

  • Tren populasi kendaraan di Indonesia
  • Elektrifikasi: Apakah akan bertahan lama?
  • Tren konsumen sebagai pengguna 
  • Peluang bagi pelaku pasar aftermarket non OEM
15:15 - 15:45

Gagasan Baru Mobilitas dengan AI: Memadukan Perangkat Keras Armada yang Cerdas, Logistik dengan Robot yang Bergerak Otonom, dan Realitas Tenaga Kerja Generasi Mendatang

  • Tantangan Infrastruktur: Peningkatan digital dan fisik apa yang diperlukan untuk jaringan distribusi regional untuk menangani armada yang dikoordinasikan oleh AI serta sistem penyortiran material berbasis robot humanoid?
  • Transisi Keterampilan: Bagaimana perusahaan otomotif dapat dengan cepat membangun tenaga kerja yang siap menghadapi teknologi format perintah (prompting) dan robotika untuk memantau sistem mobilitas otonom?
  • Penyelarasan Kebijakan: Menavigasi kerangka regulasi terkait data transportasi otonom, privasi teknologi machine vision, dan integrasi robot di lingkungan kerja.

Sirkularitas dan Pengelolaan Teknologi yang Berkelanjutan

Sesi ini menggali arah komersial untuk ekosistem otomotif yang berkelanjutan—mulai dari daur ulang baterai EV lokal dan penyimpanan limbah di kepulauan. Termasuk juga, kepatuhan terhadap peraturan dan transformasi diagnostik yang ramah lingkungan, serta pengujian emisi menjadi lini layanan purna jual yang menguntungkan dan bervolume tinggi.

15:45 - 16:15

Teknologi Daur Ulang Baterai: Pemanfaatannya Kembali Setelah Baterai Didaur Ulang

  • Analisis Diagnostik Cepat dan Kualitas Baterai atau State of Health (SoH): Memanfaatkan pengujian, simulasi, dan analisis data tingkat lanjut untuk menilai secara cepat degradasi baterai, sisa masa pakai, serta parameter keselamatan yang bertujuan menentukan apakah paket baterai bekas sebaiknya dialihfungsikan atau didaur ulang.
  • Aspek Ekonomi Alih Fungsi vs Daur Ulang Langsung: Mengevaluasi kriteria teknis, pertimbangan kimia baterai (misalnya, LFP vs. NMC), dan perbandingan biaya antara rekayasa ulang paket baterai untuk penggunaan penyimpanan stasioner tahap kedua (second-life) dengan estraksi bahan baku secara langsung.
  • Desain untuk Daur Ulang dan Rekayasa Daur Hidup Lingkungan: Menerapkan alur kerja pembongkaran otomatis, pemodelan baterai virtual, dan proses siklus tertutup (closed-loop) untuk mengurangi emisi CO2 saat pemakaian baterai serta memulihkan material kritis baterai dengan tingkat kemurnian supaya efisien. 
16:15 - 16:45

Penerapan Jaringan Listrik Mikro Kepulauan: Mengintegrasikan Sistem Penyimpanan Energi (ESS) untuk Pemakaian yang Kedua Kalinya (second-life) dengan energi dari tenaga surya dan angin

  • Rancang Bangun Daya Hybrid dan Stabilisasi Jaringan: Menyeimbangkan pembangkitan listrik tenaga surya dan angin yang sifatnya berkala dengan sistem penyimpanan energi baterai bekas pakai supaya mengurangi ketergantungan pada generator diesel di jaringan pulau terpencil.
  • Penerapan Terdesentralisasi dan Transportasi Modular: Mengatasi tantangan logistik maritim dengan menerapkan unit penyimpanan modular yang siap pakai (plug-and-play), yang sesuai untuk wilayah terisolasi dan destinasi ekowisata di luar jaringan listrik utama.
  • Kelayakan Komersial dan Integrasi dengan Daya Guna Daerah Setempat: Mengelola struktur tarif, pendanaan bersama, dan koordinasi operasional dengan PLN untuk membangun jaringan listrik mikro yang berkelanjutan secara finansial demi elektrifikasi pedesaan.
16:45 - 17:30

Diskusi Panel: Baterai Ramah Lingkungan, Material Ramah Lingkungan dan Operasi Rendah Emisi: Mengubah Keberlanjutan Menjadi Pendapatan Aftermarket

  • Profitabilitas dari Aspek Ramah Lingkungan: Mengubah layanan uji emisi dan pemeriksaan diagnostik baterai menjadi lini layanan bengkel yang sangat menguntungkan dan bervolume tinggi.
  • Menyelaraskan kebijakan dengan keuntungan: Bagaimana Kementerian Lingkungan Hidup, produsen otomotif (OEM), dan jaringan bengkel independen dapat bersama-sama menciptakan ekonomi sirkular yang lancar dan menguntungkan.

Manajemen Armada & Logistik

Pembahasan ini mengkaji roadmap ekonomi dan operasional untuk elektrifikasi armada komersial di wilayah Jabodetabek—dengan fokus pada dinamika Total Cost of Ownership (TCO), pembiayaan inovatif, rekayasa pengisian kendaraan listrik terpadu, dan upaya mengatasi hambatan pengiriman tahap akhir demi meningkatkan skala armada yang berkelanjutan.

10:30 - 10:50

Dinamika Total Biaya Kepemilikan (TCO): Aspek Ekonomi Elektrifikasi Armada Komersial di Wilayah Jabodetabek

  • Pembiayaan Transisi: Menganalisis perincian antara belanja modal (CapEx) awal dan penghematan biaya operasional (OpEx) jangka panjang (bahan bakar/pemeliharaan), khususnya untuk mobil barang yang menjalankan pengiriman barang tahap akhir dan kendaraan komersial berat.
  • Faktor Depresiasi Baterai: Menghitung nilai sisa kendaraan dan biaya akibat degradasi baterai di iklim perkotaan tropis, serta dampaknya terhadap neraca keuangan perusahaan.
  • Model Pembiayaan untuk Skala Besar: Mengkaji kelayakan struktur keuangan alternatif—seperti Battery-as-a-Service dan model penyewaan armada khusus—guna menurunkan hambatan masuk bagi operator logistik regional.
10:50 - 11:10

Pusat Daya dan Logistics: Merancang Sistem Pengisian Daya Berkapasitas Tinggi untuk Armada Kendaraan Listrik Komersial

  • Kapasitas Jaringan dan Pengurangan Beban Puncak Listrik: Memitigasi biaya beban puncak dari penyedia listrik (PT PLN) melalui sistem smart charging dan sistem manajemen energi lokal.
  • Optimalisasi Siklus Kerja dan Tata Letak: Menyelaraskan jadwal pengisian daya cepat dengan pergantian sif pengemudi dan tata letak area operasional guna menghilangkan hambatan operasional.
  • Peluasan Infrastruktur Terpadu: Merancang area pengisian daya fleksibel yang dapat ditingkatkan skalanya tanpa hambatan, mulai dari tahap uji coba armada awal hingga operasi komersial berskala penuh.
11:10 - 12:00

Diskusi Panel: Mengembangkan Armada yang Berkelanjutan: Realitas Kendaraan Listrik Komersial, Rancang Bangun Gudang, dan Logistik Armada Perkotaan

  • Realitas Pengiriman Tahap Akhir (Last-Mile Delivery): Menyeimbangkan kendala operasional di lapangan (misalnya, kepadatan lalu lintas, kapasitas muatan, pelatihan pengemudi) dengan tuntutan keberlanjutan di wilayah Jabodetabek.
  • Mengatasi Hambatan Infrastruktur: Mengidentifikasi titik-titik kendala krusial yang melibatkan operator logistik, penyedia layanan pengisian daya swasta, dan perusahaan utilitas negara dalam mempercepat alokasi daya listrik untuk gudang.
  • Ekspektasi Perusahaan Multinasional vs Pasokan Lokal: Bagaimana perusahaan logistik multinasional dan raksasa e-commerce lokal memandang ketersediaan serta keandalan platform kendaraan listrik (EV) komersial yang saat ini tersedia di pasar Asia Tenggara.

*Agenda diperbarui per 31 Juli 2026, dapat berubah sewaktu-waktu.

Zona Solusi Mobilitas Otomotif

Bergabunglah dengan Kesempatan Pameran Khusus Kami

Lokasi Utama
Terletak di aula masuk yang berdekatan dengan koridor utama dan dikelilingi oleh merek-merek terkemuka, zona eksklusif ini menjamin visibilitas dan lalu lintas pengunjung yang maksimal.

Desain yang Menarik Perhatian
Sebagai titik fokus pameran, area pameran akan menampilkan elemen desain yang mencolok dan rambu arah yang jelas untuk memandu pengunjung di seluruh lokasi acara.

Branding & Pemasaran Teknologi Tinggi
Manfaatkan kampanye promosi khusus sebelum dan selama acara, memposisikan merek Anda sebagai pemimpin dalam inovasi dan teknologi.

Manfaat Partisipasi

  • Tingkatkan visibilitas merek Anda di acara global bergengsi
  • Sejajarkan perusahaan Anda dengan inovator industri terkemuka
  • Terhubung langsung dengan pembeli, pemasok, OEM, operator armada, penyedia solusi, dan perwakilan pemerintah
  • Soroti dan demonstrasikan teknologi mutakhir terbaru Anda

Paket Pameran Khusus

  • Harga Booth: mulai dari minimal 6 m²
  • Lokasi zona utama dengan eksposur luar biasa
  • Desain booth lengkap, termasuk furnitur, perlengkapan, dan fasia

Tampilkan kategori produk/solusi